detikcom - Jakarta, Selama ini masyarakat menganggap gangguan atau keluhan sendi biasa dialami oleh orang yang sudah tua. Tapi anggapan ini salah, karena sekitar 30 persen masyarakat berusia 18 tahun lebih sudah mengeluh gangguan sendi.
"Sekitar 30 persen masyarakat usia 18 tahun lebih sudah mengeluh adanya gangguan sendi, dan hanya 14 persen dari orang mengeluh ini yang sudah didiagnosis dan berobat ke fasilitas kesehatan," ujar Dr Ekowati Rahajeng, SKM, MKes, Direktur Penyakit Tidak Menular Direktorat P2PL Kemenkes, dalam acara konpres Tocilizumab: Transformasi Nyata Bagi Pasien Artritis Rheumatoid' di Hotel Shangrila, Jakarta, Jumat (13/4/2012).
Sebagian lagi, menurut Dr Ekowati mungkin tidak tahu apa penyebab gangguan tersebut, padahal bisa saja hal ini disebabkan oleh artritis rheumatoid. Meski bukan penyebab utama kematian, tapi artritis rheumatoid ini bisa menyebabkan kecacatan yang tidak hanya menjadi beban keluarga tapi juga negara karena tidak bisa produktif, kegiatan sehari-hari terganggu.
"Artritis rheumatoid ini tidak hanya dialami usia lanjut, karena hasil Riskesdas sudah menemukan pasien di usia 18 tahun, jadi usia muda juga bisa terkena penyakit ini," ungkapnya.
Dr Ekowati menjelaskan saat ini masih banyak masyarakat yang belum tahu mengenai penyakit artritis rheumatoid dengan baik, sehingga penyakit ini dianggap gangguan sendi biasa atau hanya pegal linu.
"Padahal ini adalah penyakit yang serius dan kalau tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa menyebabkan komplikasi bahkan kecacatan. jadi dibutuhkan informasi yang tepat sehingga masyarakat bisa mengerti," ujar Dr Ekowati.
Selain itu artritis rheumatoid ini termasuk salah satu penyakit tidak menular, meski ia memiliki peradangan namun bukan disebabkan oleh bakteri. Dan penyakit ini diyakini seperti fenomena gunung es yang nantinya jumlah penderita artritis rheumatoid akan semakin meningkat.
Artritis rheumatoid adalah penyakit autoimun yang progresif, sistemik (melibatkan organ dan sistem tubuh keseluruhan), ditandai dengan peradangan kronis dari sendi tangan dan kaki disertai dengan gejala seperti kelelahan, anemia dan depresi.






0 comments:
Post a Comment